Achmad Jufriyanto Alami Patah Dua Tulang Rusuk Saat Bela Persib di Piala Presiden 2025
Kabar tidak sedap mengiringi perjalanan Persib di Piala Presiden 2025. Usai kekalahan 0-2 melawan Port FC pada laga pembuka, kapten sekaligus bek senior mereka, Achmad Jufriyanto, diketahui mengalami cedera serius berupa patah dua tulang rusuk.
Insiden Cedera Achmad Jufriyanto di Piala Presiden 2025
Jufriyanto, bek senior Persib, mengalami cedera patah tulang rusuk saat laga perdana Grup B Piala Presiden 2025 melawan Port FC. Setelah sebuah benturan, Jupe (nama panggilan sang pemain) langsung terjatuh di lapangan dan mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis. Ia kemudian ditandu keluar lapangan dan posisinya digantikan oleh Febri Hariyadi. Jupe segera dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyatakan kekecewaannya atas insiden tersebut karena cedera Jupe terjadi saat laga belum genap sepuluh menit. "Ini sangat disayangkan. Jupe mengalami cedera tulang rusuk. Saya mendapatkan kabar dari tim dokter bahwa ada dua tulang rusuk yang patah," ungkap Hodak.
Diagnosa Medis dan Kondisi Terkini Jupe
Dokter tim Persib, Wira Prasetya, memberikan konfirmasi resmi mengenai kondisi Jufriyanto. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Jupe mengalami patah pada dua ruas tulang rusuk sebelah kiri. Wira menjelaskan bahwa meskipun ada patah tulang, secara keseluruhan kondisi Jupe saat ini dalam keadaan baik dan stabil.
Saat ini, Jupe masih dalam tahap observasi lanjutan di rumah sakit untuk memastikan penanganan medis berikutnya. Tim medis sedang menunggu hasil rontgen (X-ray) ulang untuk menentukan tindakan lebih lanjut yang akan diambil. Proses ini penting untuk memastikan pemulihan maksimal bagi Jupe.
Dengan kondisi cedera yang dialami, Jupe dipastikan akan absen dalam beberapa waktu ke depan. Pelatih Hodak berharap kedua pemainnya, termasuk Saddil Ramdani yang juga cedera, tidak mengalami cedera serius dan dapat segera bergabung kembali dengan tim.
Dampak Absennya Achmad Jufriyanto bagi Persib
Absennya Jupe menjadi pukulan berat bagi Persib, terutama karena ia adalah sosok yang penting di lini pertahanan. Dengan usianya yang menginjak 38 tahun dan pengalamannya sebagai bek tangguh, ketidakhadirannya diprediksi akan memengaruhi kestabilan lini belakang Maung Bandung. Jupe bukan hanya pilar di pertahanan, tetapi juga seorang pemimpin baik di dalam maupun di luar lapangan atau ruang ganti.
Kontribusi Jupe tidak terbatas pada aspek teknis di lapangan, tetapi juga sebagai motivator bagi rekan-rekannya. Ia adalah sosok senior yang sangat dihormati oleh pemain lain, termasuk pemain asing, karena pengalamannya dan kemampuannya menjadi bagian dari sejarah Juara Persib.
Untuk update terkini, analisis pertandingan, dan konten eksklusif lainnya seputar Piala Presiden 2025, ikuti terus hanya di Piala Presiden Update!